Ini Dia Kelebihan Jaket Levis yang Dibanderol dengan Harga 4,6 jutaan

Jaket menjadi salah satu pakaian yang tidak hanya bermanfaat untuk melindungi tubuh bagian atas dan menjaga agar tubuh tetap hangat, namun juga dapat membuat penampilan menjadi lebih menarik. Banyak jenis jaket yang dapat dipilih untuk digunakan. Salah satu yang terkenal dan banyak digunakan adalah jaket Levis. Jaket yang dikeluarkan oleh produsen Levi’s ini dikenal sebagai jaket yang terbuat dari bahan denim yang biasanya dipergunakan untuk membuat celana jeans.

Jaket dari Levi’s terkenal memiliki kualitas ketahanan yang tinggi. Menggunakan bahan berkualitas yang nyaman dipakai, tidak heran jika harganya dapat mencapai ratusan ribu rupiah. Saat ini Levi’s menjalin kerja sama dengan Google yang merupakan perusahaan mesin pencari terbesar saat ini untuk menghasilkan jaket berteknologi.

Melalui divisi dari Advanced Tekhnologi and Projects (ATAP), Google memberikan informasi di tahun 2016 mengenai produk jeans pintar Project Jacquard di ajang I/O 2016. Google memamerkan bentuk konkrit dari suatu perangkat yang akan digunakan di tubuh atau yang disebut juga dengan wearable devices. Bersama dengan Levi’s, Google mengembangkan jaket pintar yang dapat dihubungkan dengan smartphone. Sasaran pasar ini adalah para pesepeda sehingga memungkinkan mereka untuk dapat mengontrol musik, mengakses fitur navigasi sehingga memudahkan dalam mencari jalan ketika bersepeda dan menjawab telepon.

Dalam rancangan yang dikemukakan oleh Google tersebut, jaket levis tersebut mampu juga mengakses berbagai macam aplikasi seperti Google Maps. Jaket yang diproduksi lewat kerjasama Levi’s dan Google ini mengalami pengujian pada kuartal 4 di tahun 2016. Serat jaket yang digunakan adalah serat konduktif khusus yang nantinya akan dijahit bersama dengan bahan tekstil biasa dan rancangannya akan diserahkan sepenuhnya pada para designer.

panel sentuh di lengan kiri Jaket Commuter Tracker (sumber: fall in tech)

Jaket yang disebut oleh Levi’s sebagai Commuter Trucker tersebut diperkirakan sudah ada di pasaran pada pertengahan tahun 2017 ini. Jaket ini memiliki design di mana Anda dapat mengakses dan mengontrolnya melalui lengan kiri jaket. Hal tersebut dikarenakan di lengan kiri jaket Commuter Trucker ini menggunakan panel sentuh tipe kapasitas. Panel tersebut mampu untuk merespon perintah yang berupa ketukan maupun usapan di permukaan jaket.

Berdasarkan pada pengakuan Ivan Popyrev yang merupakan kepala dari Project Jacquard, Google ini mengemukakan jika baterai dari jaket berteknologi ini dapat bertahan selama 2 hari dalam 1 kali pengisian saja. Namun, untuk dapat menjalankan smartphone lewat jaket berteknologi ini Anda harus menggunakan aplikasi smartphone agar dapat terhubung. Google masih berusaha untuk mengembangkan jaket berteknologi tersebut sehingga dapat dipasangkan dengan berbagai aplikasi.

Panel sentuh yang ada di lengan kiri dari jaket Levis tersebut saat ini hanya dapat digunakan untuk menjalankan jenis aplikasi tertentu yang ada di smartphone. Jenis aplikasi tersebut di antaranya adalah Google Maps, kalender, membaca pesan, menjawab panggilan telepon, mengontrol aplikasi musik. Selain hanya dapat dihubungkan dan mengontrol aplikasi tertentu, jaket berteknologi ini tidak dapat berfungsi dengan baik jika dihubungkan dengan smartphone dengan sistem operasi iOS. Sehingga hanya OS Android yang dapat berjalan dengan baik. Jaket yang rencananya akan dibanderol dengan harga sekitar US$ 350 atau sekitar Rp 4,6 jutaan ini akan memiliki berbagai ukuran yang dapat dipilih dan dikenakan tidak hanya pria namun juga wanita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 1 =